Politik

Perempuan Yang Lolos Jadi Komisioner KPU

PEDOMANNEWS.CO(PNC), MEDAN – Hanya ucapan syukur alhamdulillah yang bisa diucapkan Evi Novida Ginting Manik sesaat setelah dirinya terpilih menjadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2017-2022.

Evi Novida sekaligus menjadi satu-satunya perempuan dari tujuh komisioner KPU yang tak lama lagi akan dilantik Presiden Joko Widodo.

“Pertama kali saya ucapkan syukur alhamdulillah, terpilih dan dipercaya,” ujar Evi Novida.

Bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut), Evi bukan sosok baru. Ia pernah menjabat sebagai Anggota KPU Medan periode 2004-2009, Ketua KPU Kota Medan periode 2009-2013 dan Anggota KPU Sumut periode 2013-2018.

Evi mengatakan, keberhasilan yang diraihnya selama ini tak lepas dari faktor dukungan pihak keluarga.

Terutama sang suami yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk terjun berkarir dalam lembaga demokrasi di negeri ini.

“Tentunya suami, ya, karena telah memberikan kepercayaan dan izin kepada saya untuk berkarir dan bekerja dengan tenang. Itu pasti,” ujarnya.

“Ini berkat doa dan dukungan semua pihak, khususnya keluarga, teman-teman, penyelenggara, masyarakat Sumut, semuanya,” kata Evi.

Evi Novida juga menjadi satu-satunya calon dari Provinsi Sumatera Utara.

Diakui Evi Novida, tugas-tugas yang menanti ke depannya tidaklah mudah. Namun, dengan tim yang solid kerja-kerja kedepannya akan teratasi.

“Semoga bisa bekerja dalam tim yang solid,” ujarnya.

Evi mengatakan, setelah dilantik nanti, dia akan fokus mempersiapkan jajarannya untuk pemilihan kepala daerah 2018 dan pemilihan serentak 2019 mendatang.

“Kemudian program-program yang telah dijalankan selama ini juga akan kita lanjutkan,” katanya.

Selain menjadi komisioner KPUD Sumut, Evi Novida Ginting Manik juga tercatat sebagai dosen di Universitas Sumatera Utara (USU).

Perempuan kelahiran Medan, 11 November 1966 ini merupakan sarjana Administrasi Negara USU pada 1992 dan Program Pascasarjana Studi Pembangunan USU pada 2007.

Disambut Hangat
Terpilihnya Evi Novida disambut hangat komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut, Aulia Andri. Ia memberikan pujian, bahwa Evi merupakan sosok yang berintegritas, sehingga layak dipilih.

“Evi Novida Ginting itu pendekar pemilu. Ia punya pengalaman lebih dari cukup untuk menjadi anggota KPU RI. Jenjang kariernya sangat lengkap sejak di KPU Kota Medan. Integritasnya tak diragukan selama menjadi penyelenggara pemilu. Indonesia butuh dia,” puji Aulia.

Sebanyak 55 anggota Komisi II DPR RI menggelar voting atau pemungutan suara terhadap 14 calon untuk menentukan tujuh komisioner KPU RI periode 2017-2022 pada Rabu dinihari.

Ketujuh komisioner terpilih itu adalah Pramono Ubaid Tanthowi (55 suara), Wahyu Setiawan (55 suara), Hasyim Asyari (54 suara), Ilham Saputra (54 suara), Viryan (52 suara), Evi Novida (48 suara), dan Arief Budiman (30 suara).(adv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top