Politik

KPU Diminta Waspadai Cuaca Ekstrim di Pilkada 2017

KPU menetapkan hari pemungutan suara Pilkada serentak kedua pada 15 Februari 2017. Bulan Februari adalah musim hujan disertai potensi kejadian alam lainnya sehingga dapat mengganggu tahapan penting Pilkada.

“Mengacu pada hari-hari ini, intensitas hujan yang cukup tinggi dapat mengganggu lalu lintas dan menghambat pergerakan logistik, sementara 30 hari menuju hari pemungutan suara, tahapan paling penting adalah produksi dan distribusi surat suara sebagai alat utama dalam Pilkada,” ujar Koordinator Nasional JPPR, Masykurudin Hafidz, di Jakarta, Senin (15/2).

Menurut Masykurudin, potensi hujan saat pemungutan suara juga menjadi hal lain yang harus diwaspadai oleh KPU. Menurutnya, selain akan menurunkan partisipasi pemilih, kesiapan penempatan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) perlu sangat diperhatikan oleh KPU.

“Oleh karena itu, satu tahun menuju Pilkada serentak kedua, setiap perumusan kebijakan KPU terutama terkait produksi dan distribusi logistik serta persiapan pemungutan suara perlu mengantisipasi betul terhadap kondisi cuaca yang ekstrim,” jelas dia.

“Logistik Pilkada perlu aman dari keadaan basah, dan tempat pemungutan suara harus tahan dari kondisi hujan dan angin,” tambah Masykurudin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top